Nama : Rika
Fitriyana
Kelas : 3EA35
Npm : 16216413
Mata Kuliah :
Ekonomi Koperasi
Tugas .
Pengertian
:
1. Efisiensi
perusahaan koperasi ?
2. Efektifitas
koperasi ?
3. Produktifitas
koperasi :
4. Peran
koperasi di :
a. Pasar
pesaing sempurna
b. Pasar
monopsoni
Jawab
:
1. EFISIENSI PERUSAHAAN KOPERASI
Efisiensi koperasi adalah pelayanan usaha kepada anggotanya. Koperasi
yang dapat menekan biaya serendah mungkin tetapi anggota tidak memperoleh
pelayanan yang baik dapat dikatakan usahanya tidak efisien disamping tidak
memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi, sebab dampak kooperarifnya
tidak dirasakan anggota. Untuk mengukur efisiensi organisasi dan usaha ada
bebrapa rasio yang dapatdipergunakanyang didasarkan pada kergaan koperasi yang
bersangkutan. Sarana yang dapat digunakan adalah neraca dan catatan keragaan
lain yang dimiliki koperasi. Hal itu lah yang dapat memberikan gambaran
kuantitatif tentang keragaan koperasi.
Efisiensi ekonomi usaha koperasi dapat diukur dengan mempergunakan ukuran :
1.
Efisiensi dalam operasional usaha yang
terlihat dari validitas keuangan (financial viability) dan keragaan
kewirakoperasian (entrepreneurship performance).
2.
Efisiensi yang dihubungkan dengan
pengembangan.
3.
Efisiensi yang dihubungkan dengan
pemenuhan kebutuhan anggota.
2. EFEKTIFITAS KOPERASI
Organisasi ekonomi yang memiliki keharusan menangani usaha berdasarkan
prinsip efisiensi, efektivitas dan produktivitas. Prinsip efisiensi dan
efektivitas untuk mewujudkan produktivitas yang tinggi harus dipadukan dengan
optimasi pelayanan dan kesejahteraan mengenai bagaimana dan apa ukuran
efektivitas yang setepatnya .Oleh sebab itu sampai saat ini mengukur
efektivitas organisasi atau badan usaha lain sangat sederhana dibandingkan
dengan mengukur efektivitas koperasi.
Organisasi koperasi tidak saja semata berkenaan dengan aspek ekonomi
melainkan juga akan berkenaan dengan aspek sosialnya. Akan tetapi sebagai
konsekuensi logis dari kondisi koperasi yang selalu dalam keadaan bersaing
dengan organisasi lain untuk mendapatkan sumberdaya maka merumuskan
keberhasilan merupakan hal yang penting.
Efektivitas adalah pencapaian target output yang di ukur dengan cara
membandingkan output anggaran atau seharusnya (Oa), dengan output realisasi
atau sungguhnya (Os), jika Os > Oa di sebut efektif.
3. PRODUKTIVITAS KOPERASI
Produktivitas koperasi merupakan ukuran sejauh mana koperasi
menggunakan sumber daya dan dana untuk memperoleh pendapatan. Produktivitas
koperasi juga dapat dilihati dari tingkat efesiensi penggunaan sumber-sumber organisasi
seperti penggunaan modal. Selain itu produktivitas juga dapat dilihat dari
pertumbuhan koperasi. Pertumbuhan koperasi tersebut seperti
peningkatankuantitas asset usaha, jasa, perolehan pendapatan, peningkatan
volume transaksi dan partisipasi anggota.
Tingkat produktivitas koperasi memberikan gambaran seberapa besar tingkat
hasil kegiatan koperasi dengan modal kerja yang ada. Untuk dapat melihatnya
diperlukan analisis laporan koperasi. Analisis laporan ini merupakan bagian
dari laporan pertanggungjawaban pengurus. Laporan ini berisikan tentang tata
kehidupan koperasi. Laporan ini nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu
alat evaluasi produktivitas koperasi.
4.
A. Peranan Koperasi Dalam Pasar
Persaingan Sempurna
Pasar persaiangan
sempurna dapat didefinisikan sebagai struktur pasar atau
industry dimana
terdapat banyak penjual dan pembeli,dan setiap penjual atau
pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar.Ciri-ciri dari pasar
persaingan
sempurna adalah sebagai
berikut:
~ Perusahaan
adalah pengambil harga
Berarti suatu
perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau
mengubah harga pasar.Harga barang di pasar
ditentukan oleh interaksi antara
keseluruhan produsen
dan keseluruhan pembeli.
~ Produk
yang dihasilkan sejenis (homogen)
Tidak terdapat
perbedaan yang nyata antara barang yang dihasilkan suatu
perusahaan dengan
produksi perusahaan lainnya.akibat dari sifat ini tidak ada
gunanya jika produsen
melakukan persaingan dalam bentuk bukan harga karena
konsumen mengetahui
bahwa barang yang dihaslkan oleh produsen tidak ada
bedanya.
~ Perusahaan
bebas untuk masuk dan keluar
Apabila perusahaan
mengalami kerugian dan ingin keluar dari pasar dapat dengan
mudah dilakukan dan
sebaliknya jika ada produsen yang ingin melakukan kegiatan
di pasar ini ia pun
dapat dengan mudah memasuki pasar ini.
~ Pembeli
memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai pasar
Pembeli mengetahui
tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan atas
harga,akibatnya
produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih
tinggi dari yang
berlaku di pasar
~ Terdapat
banyak perusahaan di pasar
Sifat ini memiliki 2
aspek yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-
masing perusahaan
adalah relative kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan
jumlah perusahaan di
dalam pasar.akibatnya produksi perusahaan sangat sedikit
jika dibandingkan dengan produksi dalam
industry tersebut.Sifat ini
menyebabkan
apapun yang dilakukan
perusahaan seperti menaikan harga atau menurunkan harga
produksi tidak akan
mempengaruhi harga yang berlaku di pasar.
Berdasarkan kondisi di
atas, dapat diamati keseimbangan / ekuilibrium dari
suatu badan usaha
koperasi untuk jangka waktu pendek, menengah, dan jangka
panjang. Dalam
struktur pasar persaingan sempurna, harga ditentukan oleh
keseimbangan permintaan
(demand) dengan penawaran (supply). Oleh sebab itu,
perusahaan yang
bersaing dalam pasar persaingan sempurna disebut penerima
harga (price taker).
Jadi apabila koperasi masuk dan menjual produknya ke pasar
yang mempunyai struktur
bersaing sempurna, maka koperasi hanya dapat
mengikuti harga pasar
sebagai harga jual produknya. Koperasi tidak akan dapat
mempengaruhi harga,
walaupun seluruh produk anggotanya dikumpul dan dijual
melalui koperasi.
Oleh karena itu,
persaingan “harga” tidak cocok diterapkan oleh para pelaku bisnis
termasuk koperasi di
pasar bersaing sempurna. Untuk mendapatkan keuntungan
yang lebih besar, maka
koperasi harus mampu bersaing dalam hal “biaya”.
Menurut konsepsi
koperasi, biaya produksi akan dapat diminimumkan berdasakan
skala ekonomi, baik
sebagai koperasi produsen maupun konsumen
B.
peranan koperasi dalam pasar monopsoni
Monopsoni adalah keadaan
dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli
tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar.
komoditas.Kondisi
Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong
(ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen.
Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di
Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh
karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.
Apabila seorang pengusaha
membeli suatu factor produksi secara bersaing sempurna dengan pengusaha
lain,maka ia secara perorangan tidak bisa mempengaruhi harga dari factor
produksi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar